The Mind | Library


The Mind

Library


Halo dear reader!

Selamat datang dan selamat membaca post ketiga dari seri The Mind!

May your mind be free and may you find peace within your soul.
Semoga kamu dapat membebaskan pikiranmu dan menemukan kedamaian dalam jiwamu.

Belum lama ini pekerja di kepalaku dikagetkan dengan berita bahwa mereka harus menyusun materi untuk post ketiga ini. Saat Aku panggil mereka untuk melakukan rapat dadakan, kebanyakan dari mereka cukup kaget, ada yang masih di tempat liburan, ada yang masih beristirahat di rumah, ada juga yang sedang kulineran.

Post The Mind kali ini mungkin akan lebih pendek dari post lainnya, namun, dengan waktu singkat tersebut, para pekerja di kepalaku berharap post ketiga kali ini tetap dapat memberikan gambaran kepada dear reader semua terhadap apa yang Aku dan para pekerja di kepalaku pikirkan tentang Library!

Jadi, sedikit tentang Aku nih, Aku sedang menempuh pendidikan di dalam bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Ada beberapa persepsi atau stigma baru yang Aku dapatkan dan ada juga beberapa pemahamanku juga yang diperkuat dari bidang keilmuanku ini. Kali ini Aku dibantu para pekerja di kepalaku akan membagikan kepada dear reader semua beberapa persepsi baru tersebut!



Hal pertama yang Aku sadari adalah tentang salah satu kalimat yang mungkin tidak asing di kalangan penggiat literasi atau tiap individu di lingkungan akademikku, yakni kalimat seperti "Literasi itu penting" atau "Kesadaran berliterasi".

Kadang untuk menggunakan kalimat itu, Aku masih sering kali malu. Bukan malu untuk mengatakan atau menggaungkannya, namun malu akan beban yang dibawa atas kalimat tersebut.

Literasi, secara sederhana merujuk pada kemampuan membaca, menulis, berbicara, berhitung, dan memecahkan masalah pada tingkat-tingkat tertentu.

Entah Aku yang memang terkadang tidak bisa menganggap enteng semua hal atau bagaimana, namun Aku merasa mengkhianati kalimat itu jika Aku secara asal menggunakannya.

Namun statement yang dapat mengontradiksi statement ku sebelumnya, Aku yakin ada beberapa orang juga yang memang menggunakan kalimat itu untuk memacu dirinya agar menjadi lebih aware terhadap keseriusan bahwa literasi tersebut memang penting.

Terkait dengan perpustakaan, menurutku untuk berliterasi memang tidak hanya perlu dilakukan di perpustakaan. Namun, perpustakaan bisa menjadi sumber utama atau sarana berliterasi bagi kita untuk mengimprove diri atau mengaktualisasi diri kita sendiri.

Hal kedua yang Aku baru ketahui adalah bahwa beberapa ahli mengatakan Ilmu Perpustakaan adalah studi multi-dicipline dan jujur saja Aku setuju.

Salah satu indikator yang membuatku menyetujui claim ini adalah karena Aku pribadi, selain belajar tentang dunia kepustakaan, juga belajar terkait teknologi, informasi, dan web. Sehingga claim multi-dicipline ini sangat Aku dukung dan setujui. Bahkan terkadang pekerja di kepalaku juga banyak yang protes karena mereka sebenarnya punya love-hate relationship dengan hal ini HAHAHAHAHA.

Hal ketiga yang akan Aku bahas mungkin akan sedikit sensitif, namun karena Aku yakin ini juga perlu dibahas maka akan tetap Aku bicarakan. Saat awal, Aku pernah membagikan beberapa post di sosial media tentang betapa studi keilmuan ku ini sama pentingnya dan sama kerennya dengan studi keilmuan lain.

Dulu, saat Aku mengupload hal tersebut, sebenarnya Aku bukan hanya berusaha untuk meyakinkan orang lain yang membaca untuk tidak meremehkan studi keilmuanku, namun juga untuk meyakinkan diriku sendiri bahwa apa yang sedang Aku jalani ini worth it dan tidak "membuang waktuku" atau kalah keren dengan keilmuan lain.

Alhamdulillah, thank God, saat ini Aku sudah bisa terlepas dari mindset itu HAHAHAHAHAHA.

Jadi sedikit background story juga ya dear reader, beberapa tahun belakangan ini Aku sedang berusaha untuk tidak memedulikan hal-hal yang memang seharusnya tidak Aku pedulikan. Salah satunya adalah, "Jurusan gua kayaknya kalah keren dari jurusan temen yang lain deh".

Aku berusaha untuk tidak melakukan projections atau berasumsi terlalu berlebihan, namun jika dear reader kebetulan sedang mengalami hal yang sama, seperti memikirkan apakah jalan yang dear reader ambil ini sudah cukup "keren", lalu ketika hal tersebut mulai muncul dan pekerja di kepala dear reader masing-masing mulai panik dan tertekan, dear reader bisa berhenti sejenak untuk menarik nafas dan mungkin melakukan breathing exercise.


(credit : quotefancy)

Salah satu peganganku saat ini ada di gambar di atas itu loh dear reader.

Entah mungkin di mata orang lain apa yang Aku lakukan atau sedang jalankan ini mungkin dianggap kurang keren, kurang memberi impact, dan segala kurang lainnya, namun even the smallest smile could give so much happiness in the right place at the right time on the right person.

Dalam kaitannya dengan perpustakaan, sekalipun mungkin keilmuan ini masih mendapat the stink eye dari orang lain, yasudah. Their loss.

Toh nantinya, seperti yang S. R. Ranganathan katakan, setiap buku (atau koleksi di perpustakaan) pasti memiliki pembaca, dan Aku juga percaya kalimat beliau, bahwa the right contact between the right reader and right book at the right time itu pasti akan memberikan impact juga.

Jika saat ini hal-hal yang Aku jalani, semisal keilmuan yang Aku ambil masih dianggap remeh, yasudah. Mungkin di kemudian hari "mereka" akan merasakan langsung impact dari hasil Aku dan teman-teman lain yang berkelut di bidang keilmuan ini pada kehidupan mereka sendiri. :)

Dear reader sekalian, terutama yang masih berkenan membaca, para pekerja di kepalaku menyampaikan rasa terimakasih yang mendalam karena dear reader berkenan untuk meluangkan waktu untuk membaca hasil kerja mereka.

Para pekerja di kepalaku juga menyampaikan permintaan maaf karena mereka merasa bahwa untuk post kali ini mereka belum bisa melakukan pekerjaan dnegan maksimal! Tapi mereka apresiasi semua masukan dan kritikan dan diskusi dari dear reader semua kok!

Mungkin untuk post ketiga dari seri The Mind Aku cukupkan sampai disini.


May your mind be free and may you find peace within your soul.

- Syaf!




Daftar Pustaka Syaf! :

Comments

  1. Wah mantep banget ka!! Semoga bisa melakukan yang terbaik dengan ilmu perpustakaan ya ka syaf !!

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts